My Story with Modena ; Memasak lebih mudah dengan Modena

Sebelum menikah saya paling anti untuk menyalakan kompor, eeits tapi bukan berarti saya tidak suka memasak.  Hanya saja tiap kali saya ingin memasak saya selalu meminta tolong anggota keluarga yang lain untuk menyalakan kompor. Pasalnya, saya selalu takut mendengar bunyi pemantik dari kompor gas.

Rasa takut saya ini berawal dari banyaknya informasi dan berita yang saya lihat di televisi soal ledakan kompor gas.  Saya selalu membayangkan jika ledakan gas terjadi sebelumnya di ikuti bunyi pemantik gas . Sejak itu saya jadi takut untuk menyalakan kompor, terlebih apabila sebelumnya harus menyalakan tombol pemantik gas. Biasanya saya bisa tutup kuping atau bahkan lari hehehehe.

Saya bahkan sering di goda oleh orang tua saya “bagaimana nanti nikah, mau masak aja masa nunggu tetangga untuk bantu nyalain kompor”Dan ketika akhirnya saya menikah, suami saya yang sebelumnya sudah tahu bahwa saya takut dengan kompor gas akhirnya bertanya ” terus nanti mau masak gimana, kalau sampai sekarang masih takut sama kompor??. Lalu saya menjawab ” aaah gampang koq, cari aja kompor yang pemantiknya ga bunyi atau bunyinya ga nakutin hehehe”.

Saat akhirnya saya dan suami harus pindah kerumah sendiri dan mulai mencicil perabotan apa yang akan dibeli untuk perlengkapan rumah, kami sepakat untuk mencari kompor yang sesuai dengan harapan saya. Kebetulan juga rumah yang saya tempati dapurnya sangat luas dan memiliki bentuk kompor tanam didapurnya. Sempat bingung kompor apa yang akan saya beli nantinya mengingat ukuran kompor tanam sudah ada didapur (bekas pemilik sebelumnya).

Sebelum membeli kompor, suami saya sempat mengukur berapa panjang dan lebar kompor tanam yang akan Kami beli. Kami hunting kompor gas ke salah satu Mall di Pejaten dan mampir disalah satu toko elektronik. Kami melihat-lihat dan bertanya merek kompor apa yang biasanya memiliki jenis kompor tanam kepada penjaga counternya sambil memberi tahu ukuran kompor tsb.  Lalu penjaga counter tsb menyarankan Kami untuk melihat produk-produk MODENA, karena MODENA banyak memiliki variasi jenis kompor tanam atau istilahnya Built-in Hob.

Kami memang mendapati ukuran kompor yang sesuai dengan apa yang dicari. Namun saya tidak lupa untuk bertanya soal pemantik gas yang menjadi ketakutan selama ini. Penjaga counter menjelaskan kalau pemantik gas pada kompor MODENA tidak mengeluarkan bunyi yang menakutkan seperti kompor lainnya. Karena saat ingin menyalakan saya hanya tinggal menekannya ke arah yang berlawanan dengan jarum jam sambil menahannya beberapa detik hingga api menyala dengan rata.  Jadi tidak menimbulkan bunyi menakutkan seperti bayangan saya. Setelah melewati berbagai petimbangan dan survey dengan beberapa kompor sejenis akhirnya kami putuskan untuk membeli kompor gas MODENA.

Selain itu Saya pun mendapatkan berbagai info mengenai produk-produk penunjang rumah tangga dari MODENA Indonesia. Ternyata Modena Indonesia ini sudah ada sejak 1981 selalu menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan mengikuti perkembangan tren yang selalu dinamis, modern dan tentunya bertekhnologi terkini. Produk-produk Modena Indonesia mulai dari Cooking, Cleaning & Cooling lebih menekankan pada aspek estetika dan kenyamanan tanpa mengurangi mutu produk itu sendiri.  Dan yang lebih hebatnya lagi produk-produk MODENA lebih ramah lingkungan dan mudah digunakan sekalipun kita baru pertama menggunakannya. Ini yang akhirnya menjadikan produk-produk MODENA berkonsep SMART LIVING.

Kompor gas yang akhirnya saya pilih adalah kompor gas MODENA Tipe CRISTA – BH 1935 http://www.modena.co.id/detail-1-12-473.php.  Petugas dari MODENA datang kerumah kami untuk memasangkan kompor tsb. Selain itu pada sisi-sisi kompor gas juga dipasangkan karet pengaman agar kompor gas tidak bergeser dari tempatnya. Setelah semua selesai petugas tsb mengajarkan saya untuk mencoba menghidupkan pemantiknya. Well, ternyata saya biasa saja dan tidak merasa takut dengan bunyi pemantiknya. So, ga salah kan Saya pilih MODENA , Smart Choice for Smart Living is Modena.

Sekarang, memasak menjadi hobi baru saya. Saya biasa membuatkan berbagai menu untuk keluarga kecil saya dirumah. Saya bisa dengan mudah dan kapan saja memasak tanpa rasa takut kalau pemantiknya akan mengeluarkan bunyi menakutkan. Dan suami saya pun merasa senang, karena akhirnya saya bisa memasak dengan nyaman. Bahkan kini keluarga saya pun meledek saya dengan ucapan ” cieeeh udah ga takut lagi nih buat masak??”. Dan saya pun mejawab ; “gak lah kan kompornya beda, MODENA ga bikin bunyi dan takut lagi:)”.

Dengan kompor tanam MODENA, dapur rumah saya jadi kelihatan cantik, rapi dan bersih. Kompor tanam MODENA sangat hemat tempat dan warnanya yang hitam metalik menjadikannya tampil elegan didapur.  Selain itu warna apinya lebih biru dan panasnya cepat merata. Bila selesai memasak saya hanya tinggal menyemprotkan cairan pembersih kaca dan kemudian mengelapnya untuk membersihkan area kompor.  Atau bila memang kotor saya tinggal membuka ring pada masing-masing tungku untuk kemudian dibersihkan dengan sikat khusus.  Dengan begitu Kompor tetap terlihat bersih dan mengkilat setiap saat.

Buat saya, MODENA adalah partner saat didapur karena dengan modena saya bisa memasak dengan aman dan nyaman kapan saja. Semuanya jadi terlihat lebih mudah. Dan yang pasti suami jadi tambah sayang karena saya rajin membuatkan aneka masakan untuknya.

Satu lagi yang istimewa dari MODENA adalah semua home appliances-nya di design dengan tampilan modern. Ingin rasanya saya punya semua produk home appliance dari MODENA seperti gambar-gambar yang saya liat disini http://pinterest.com/MODENAid/home-appliances/. Aaaah MODENA emang Juara, Juara design-nya Juara mutunya.

Thanks MODENA INDONESIA, Life is easier with your appliances:)

Modena, Stylish and Elegan



MPASI buat Sena Ala Ayahbunda

Saya seorang ibu muda yang baru memiliki seorang bayi berumur 10bulan bernama Sena.  Sebelum Sena lahir saya banyak membaca artikel yang terkait dengan tumbuh kembang bayi , mulai dari majalah, buku sampai browsing di internet. Alhasil, begitu Sena lahir meski masih dibantu orangtua , Saya dengan senang hati merawatnya sendiri tanpa bantuan suster.

Banyak pengalaman baru yang Saya dapat selama merawat dan menjaga Sena. Bahagia sekali rasanya melihat Sena tumbuh Sehat dan aktif. Sena pun hingga kini masih mendapatkan ASI Ekslusif.  Alhamdulillah, Saya kompak dengan Ibu mertua untuk soal mengurus Sena. Meski Saya dan Ibu Mertua tinggal di tempat yang berbeda. Tak jarang Ibu mertua Saya memberi semangat kepada Saya agar bisa memberikan ASI hingga Sena berusia 1tahun. Beliau rajin membuatkan saya kacang hijau, sop katuk, sayur bayam dll saat saya menginap dirumahnya. Atau seperti biasa, Ibu mertua tak sungkan untuk mengirimkan Saya aneka sayuran baik brokoli, bayam merah, jagung hingga katuk kerumah.  Pun demikian dengan suami Saya. dia rajin mengingatkan saya minum susu, pumping ASI saat Sena sedang tertidur hingga ikutan bergabung dalam komunitas AYAH ASI.  Senang sekali rasanya mendapat support dari orang-orang tercinta untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Sena.

Oiya, Sena mulai belajar makan di usia 6bulan.  Banyak artikel soal makanan bayi yang Saya kumpulkan baik dari pengalaman teman, artikel majalah hingga saya tak sungkan untuk berkonsultasi langsung dengan DSA. Teman menyarankan untuk memberikan Sena puree, bisa dari buah-buahan ataupun  kentang. Untuk MPASI Saya menerapkan MPASI Rumahan artinya semua makanan yang di makan Sena harus masakan buatan rumah, No MSG, No Instant, No Salt and Sugar. Sebelum Sena berusia 1tahun Saya tidak menambahkan gula atau garam dalam makanan. Hal ini dikarenakan gula bisa merusak pertumbuhan gigi dan penambahan garam bisa memperberat kerja ginjal.

Sebelumnya Saya memberi Sena MPASI berupa tepung gasol aneka rasa. Alhamdulillah Sena suka dan sangat menikmatinya.  Selanjutnya Saya mulai berpikir untuk memberi alternatif lain MPASI untuk Sena.  Ada yang berpendapat untuk MPASI pertama sebaiknya bayi diberi makanan yang mudah dicerna oleh lambung yaitu buah-buahan. Selain itu buah mengandung karbohidrat yang mudah dicerna yaitu gula buah. Agar tak bosan dengan olahan buah yang itu-itu saja (baca ; pisang dikerok, alpukat di blender, pepaya dll) Saya berniat memberi Sena MPASI yang sedikit berbeda.

Karena penasaran saya browsing aneka situs tumbuh kembang bayi. Saya ingin Sena mencoba rasa baru dalam MPASInya. Dan Alhamdulillah, Saya ketemu dengan website majalah Ayahbunda **duh, kenapa gak kepikiran yaa sebelumnya. padahal beberapa kali udah beli majalah ini saat masih menikmati masa cuti**.  Saya sangat terbantu sekali dengan aneka resep yang ditampilkan Ayahbunda terutama soal cara membuat puree ;http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Resep/puree.labu.kuning/001/008/57/1/4.  Saya ikuti resep membuat pureedari labu / kabocha. Resepnya praktis dan nilai gizinya tinggi.  Dan yang pasti Sena suka sekali makan dengan labu, mungkin rasanya yang manis alami bikin Sena makan dengan lahap.

Sena lahap makan dengan Puree Brokoli + Kembang Kol

Saya jadi tak pernah absen tiap kali belanja disupermarket, labu selalu masuk dalam daftar belanja.  Sekali waktu Saya juga mencoba resep bubur labu brokoli, karena stok brokoli kiriman dari Ibu terkadang masih ada dikulkas.  Ada juga menu lainnya yang Saya coba untuk Sena seperti puree brokoli + kembang kol ; http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/5.kombinasi.unik.pure/001/005/1553/1.  Saya buat MPASI ini bila dikulkas tersedia aneka sayuran untuk capcay hehehe:). Tapi yang jadi juara memang puree labu dan puding kabocha;   Tentu saja resep yang Saya dapat dari Ayahbunda sedikit mengalami modifikasi karena itu tadi, Saya tidak menambahkan garam / gula pada makanan Sena. Tanpa garam & Gula Sena tetap makan dengan semangat hingga terkadang bajunya penuh warna kuning hasil tumpahan puree labu hehehehe:).

Senang rasanya saat tahu Labu kuning / pumpkins / kabocha juga mengandung banyak manfaat; http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Keluarga/kandungan.gizi.labu.kuning/001/001/683/4/3.  Oiya, Saat Sena sudah berusia 8bulan disela jam makan siang dan sore biasanya Sena Saya berikan jus buah. Bisa dari 1 macam buah atau terkadang Saya mix beberapa buah agar lebih bervariasi. Saya juga sudah pernah memberikan Sena jus seperti resep yang ditulis Ayahbunda ini; http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Resep/puree.avokad.susu/001/008/576/1.

Memberi makanan sehat, bergizi, bebas pengawet ,bebas zat kimiawi buat anak tak ubahnya investasi . Hasilnya baru akan kita lihat dikemudian hari. Pertumbuhan bayi yang sehat sesuai dengan perkembangan usianya adalah hal yang paling berharga untuk sang Ibu. Terutama bila Ibu adalah seorang Ibu bekerja yang harus membagi waktu dan tetap harus memberikan yang terbaik untuk buah hati tercinta.

Buat Saya, panduan tumbuh kembang sempurna untuk buah hati yaa majalah Ayahbunda. Untuk ibu yang sibuk dikantor, website Ayahbunda juga sangat membantu. Pokoknya Ayahbunda partner sejati tumbuh kembang bayi Anda, Thank You Ayahbunda:)



Makan Prasmanan ala Cianjuran @Rumah Makan Ampera 2 Tak Cikini

Minggu lalu, saya ada acara Hijab Class di Masjid Cut Meutia dibilangan cikini. Kebetulan saya diantar oleh Suami, anak dan Kakak saya. Karena saya ikut Hijab class sesi ketiga dijam 2 siang. Rencananya Kami mau makan siang lebih dahulu sebelum sampai di Masjid Cut Meutia, tapi karena berangkatnya rada mepet waktu**teteuup** dan muter-muter cari alamat akhirnya diputuskan untuk ke acara lebih dulu baru setelahnya pergi makan.

Hijab class dimulai setengah 3 sore, molor setengah jam dari jadwal yang dijanjikan. Selesai jam 5 sore, setelah itu saya dan keluarga langsung bergegas menuju tempat selanjutnya, yaitu Rumah Makan Ampera 2 Tak Cikini. Meski namanya sama dengan salah satu rumah makan ternama dari Bandung, namun rumah makan ini tidak ada hubungannya karena berasal dari daerah yang berbeda. Saat itu kami belum sempat makan siang karena sengaja mau mampir untuk mencoba makan di Rumah Makan Ampera 2 tak ini. Sebelumnya, teman saya pernah bercerita mengenai rumah makan ini, menurutnya lauk pauk di rumah makan ini lengkap. Mulai dari ikan sampai jeroan, lalapan segala rupa juga ada dan pastinya harga yang tak terlalu mahal. Namun, saya belum sempat mampir untuk mencobanya langsung , hingga minggu lalu saya jadwalkan untuk mampir ke rumah makan ini setelah acara saya di Masjid Cut Meutia selesai.

Untuk menuju rumah makan ini lumayan sulit, apalagi buat yang tidak biasa melintas di seputaran menteng dan sekitarnya. Saya juga demikian, muter-muter dan bertanya berkali-kali dimana letak rumah makan ampera 2 tak ini, hingga akhirnya saya dan keluarga sampai juga ditempat yang dituju. Lokasinya memang persis disebelah Hotel Menteng II arah ke Pasar Cikini. Lokasi yang dulunya tenda kaki lima ini pun sudah berubah wujud menjadi rumah makan sederhana yang memiliki beberapa meja dan kursi makan baik di bagian luar maupun dalam ruangan. Kami pun kelewatan saat mencari lokasinya, karena memang tempatnya yang dipinggir jalan dan tertutup kendaraan yang parkir tepat disisi jalan. Meski akhirnya kami putuskan untuk parkir tepat di depan tempat makan chinesse food dan berjalan sebentar menuju rumah makan ini.

Jam saat itu sudah menunjukkan pukul 5 sore ketika saya dan keluarga sampai di rumah makan ampera 2 tak. Waktu yang sudah sangat telat untuk jam makan siang, tapi tak apalah demi rasa penasaran untuk mencicipi masakan di tempat ini. Begitu masuk ke rumah makan ampera 2 tak langsung terlihat aneka menu dan lauk pauk yang tersedia di meja panjang dan disajikan secara prasmanan. Konsep rumah makan yang terbuka memungkinkan semua orang dapat melihat apa saja menu yang tersedia di rumah makan ini.

Aneka Jeroan (Babat/Iso/Paru/Ati Ampela/Usus)

Aneka Ikan & Pepes

Aneka Lalapan

Sayur Asem Khas RM. Ampera 2 Tak

Rumah makan ampera 2 tak menyediakan dua termos besar nasi yang bisa diambil sendiri oleh pengunjung, mau banyak atau sedikit harga nasi disini sama saja. Disudut rumah makan terdapat panci besar berisi sayur asem dengan kuah berwarna sedikit kemerahan (mungkin menggunakan cabe dan terasi hingga warnanya menggugah selera).  Untuk lauk yang tersedia, pengunjung dapat memilihnya sendiri sesuai yang diinginkan dan pelayan siap membantu untuk memanaskan kembali makanan yang pengunjung pilih (goreng/bakar).

Aneka lauk pauk tersedia mulai dari ikan goreng, empal, ayam goreng, belut, ikan asin aneka jenis, tahu/tempe hingga aneka jeroan (babat/iso/paru/Ati Ampela/Usus). Lalapan aneka rupa pun ada disini (daun kemangi, selada air, pete (mentah/goreng/rebus, pohpohan,dll). Tak lupa bermacam-macam pepes mulai dari pepes teri, tahu, ayam, ikan mas dan jamur. Semuanya bisa anda pilih dan nikmati sesuai selera. Untuk sambel, disetiap meja makan sudah tersedia satu cobek sambel terasi sebagai teman makan anda. Di sudut-sudut rumah makan juga tersedia wastafel untuk cuci tangan.

Karena sistem prasmanan maka tak heran bila rumah makan ini selalu ramai dan antri. Untuk mengambil lauk yang di inginkan pun anda harus bersabar. Kemarin saya mencoba untuk mencicipi babat goreng & tempe. Saya tidak mencoba sayur asem karena setelah saya tanyakan pada pelayan,  sayur asem di rumah makan ini menggunakan terasi **uups, saya anti terasi**. Suami saya memilih lauk empal, cumi goreng dan tempe goreng. Tak ketinggalan Kakak saya mencicipi pepes ayam, tahu dan sayur asem. Semuanya tak perlu lama dihidangkan karena setelah dipilih kita bisa langsung mencari meja dan menikmatinya.

Setelah pesanan saya dan keluarga selesai dipanaskan, tak sabar rasanya ingin mencicipi. Hmmm…pertama-tama saya coba babat gorengnya. Rasanya ??hmmm empuk dan mudah dikunyah. Saya pilih babat karena sudah lama tidak menikmatinya dalam bentuk babat goreng dan tidak semua rumah makan menyediakan menu ini. Meski secara tampilan babat ini terlihat tebal namun begitu dimakan terasa empuk dan rasanya enaaak.  Begitu juga saat saya mencicipi empalnya. Daging empal empuk dan modah disobek saat dimakan menggunakan tangan. Tahu dan tempenya digoreng dengan potongan yang tebal. Sungguh membuat perut ini terasa cepat kenyang meski dengan porsi nasi yang sedikit. Pepes ayamnya juga tak kalah enak, tulangnya mudah lepas dan kuahnya segar. Lalu bagaimana dengan rasa cumi??cumi disini di digoreng biasa dan perut cumi dibiarkan tanpa isi **biasanya beberapa tempat makan, menyediakan cumi goreng/gulai dengan isi perut berupa tahu dsb yg kemudian ditusuk dengan tusukan gigi agar isiiannya tidak berantakan**. Jadi saat dimakan tidak alot dan mudah dikunyah.

Kalau saja perut ini belum kenyang mungkin saya akan mengambil beberapa potong lauk lagi sebagai cemilan, namun setelah menikmati sepiring nasi babat goreng dan tempe serta segelas es teh tawar, rasanya saya sudah tak sanggup lagi untuk mencoba yang lain. Mungkin saya akan kesini lagi lain waktu dan akan saya siapkan perut ini agar bisa mencicipi lebih banyak lagi aneka lauk pauk di rumah makan ini.

Oya, harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal. Saya hanya membayar sekitar 68ribu rupiah untuk makan bertiga dengan aneka menu beragam jenis. Jadi, Anda makan sedikit atau banyak harganya tetap sama **so, bisa pilih sendiri kan mau makan dengan porsi yg mana??**. Untuk pepes ikan mas dihargai Rp 9000, Empal Rp10,000, Sayur Asem Rp 5000 / Mangkok, tahu/tempe Rp. 2000, Babat Rp 8000. Pokoknya range harga menu disini Cuma bekisar antara 9000-15000 Rupiah. Selain itu anda bisa mencoba Markisa Soda sebagai minuman pendamping saat makan disini selain aneka jenis minuman lainnya.

Ga sabar pengen menikmati enaknya beragam menu di Rumah Makan Ampera 2 Tak ini?? Yuuks langsung aja meluncur ke arah menteng, tepatnya disini niy :

RM Ampera 2 Tak - Cikini

Warung Ampera 2 Tak

Jl. Cikini Raya (Samping Hotel Menteng II)

Jakarta – Pusat



Cafe Winnex & Winner Sosis, Belanja Sosis sambil makan

Bosan dengan varian sosis yang itu-itu saja bila anda belanja disupermarket?? Mau coba sosis dengan varian baru yang enak dan pastinya bebas MSG dan bahan pengawet. Cobain deh datang ke Cafe Winnex dibilangan Ampera, Jaksel. Lokasinya tak jauh dari gedung perkantoran Medco.

Sosis. Yap, siapa yang tidak kenal dengan jenis makanan ini. Tua, muda, remaja, dewasa apalagi anak-anak sudah pasti tahu makanan ini. Daging olahan ini memang menjadi favorit khususnya bagi anak-anak, tak heran sosis mudah dijumpai di setiap tempat makan baik dalam bentuk makanan maupun cemilan. Sosis, yang awalnya dijumpai di Negara jerman namun hingga kini sudah tersebar diseluruh dunia dengan berbagai kreasi. Ada sosis ayam, sapi, domba, sosis keju atau sosis bratwurst yang memang terkenal dari jerman.

Saya sendiri merupakan pecinta hidangan serba sosis. Baik grill sausage ala resto, sate sosis, nasi goreng sosis hingga Hotdog yang menggunakan sosis sebagai isian utamanya. Karena kecintaan saya pada sosis makanya saya nyaris sudah mencoba berbagai varian sosis. Mulai dari sosis pabrikan yang dijual disupermarket hingga sosis home made yang kini banyak bermunculan. Awalnya saya mengenal sosis winner dari kakak saya, yang mendapat sosis dari seorang temannya. Pertama mencoba, saya langsung bilang “hmmm..enak niy, sosis apa??” lalu kakak saya menjawab “ itu sosis home made, ada di ampera namanya Winner Sosis”. Langsung deh begitu ada waktu saya sempatkan mampir ke tempat ini.

Saat datang ke Winner sosis, saya tidak tahu kalau dilokasi yang sama tepatnya agak disamping kantor pengelola sosis ini terdapat sebuah cafe yang menyajikan makanan dengan bahan serba sosis. Namanya Winnex Cafe.  Cafe minimalis dengan area yang tidak terlalu luas ini juga menyediakan display aneka macam sosis. Jadi sambil berbelanja sosis anda juga dapat mencicipi hidangan serba sosis ditempat yang sama. Aneka menu yang ditawarkan mulai dari nasi goreng sosis special, mie / kwetiau goreng sosis, grill sosis, steak sosis, capcay sosis Dll.

My Fave ; Beef Brockwurst:)

Saya pun memesan nasi goreng sosis special. Sambil menunggu hidangan tersedia saya memilih-milih sosis untuk dibawa pulang. Hmmmm..banyak sekali pilihannya. Untungnya pelayan disini sangat ramah, kita bisa bertanya langsung apa sosis favorit disini. Varian sosis yang tersedia mulai dari ; Cheesy beef (sosis isi keju), Chicken Frank (sosis ayam asap), Beef Cocktail (sosis dengan sari sayuran), garlic beef (sosis rasa bawang putih), Chicken Cipolata (sosis ayam muda), Beef Black Pepper (sosis rasa lada hitam), Beef Carrot (Sosis dengan campuran wortel), beef broccoli (sosis dengan sari brokoli), Veal bratwurst (sosis daging sapi muda), Beef Brockwurst (sosis dengan kulit luar yang renyah), Beef frankfurter (sosis khas Jerman) semuanya tersedia dalam ukuran 250gr dan 450gr. Oiya, disini juga tersedia daging burger alias beef burger / meat loaf sampai meatball alias bakso. Favorit saya disini Beef Brockwurst. Ukurannya pas, rasanya enak dan kulit luar sosisnya renyah.

Tiba saatnya saya mencicipi hidangan nasi goreng sosis special ini. Nasi goreng berisi telur dan sosis ini dihias dengan acar dan emping. Plus 2 buah sosis panggang. Hmmmm tak sabar mencicipinya. Nasi gorengnya enak dengan irisan daging sosis melimpah di dalamnya. Rasanya pas dan sosisnya enaaaaaaaaaaaak, karena menggunakan sosis jenis Beef Brockwurst (sosisnya lembut didalam dan renyah diluar)! Selain nasi goreng saya juga sempat mencicipi Beef Spiral black pepper. Sosis panggang ini berbentuk seperti usus / spiral dengan siraman saus black pepper. Rasanya juga tak kalah enak, lada hitamnya sangat dominan dan yang pasti sosisnya sendiri sudah terasa bumbunya. Hmmm benar-benar tempat makan yang bisa memanjakan selera sosismania. Oiya harga beef spiral Rp. 32,000 dan untuk nasi gorengnya Rp.26,000.

Nasi Goreng Sosis Special Ala Winnex Cafe

Sejak kenal tempat ini, saya jadi jarang sekali berbelanja sosis disupermarket. Di Winnex Cafe saya bisa belanja sosis sambil makan tanpa harus antri panjang dikasir*_*. So, buat kamu yang doyan sosis dan pengen ngerasain menu sosis dengan varian sosis yang beda, dateng deh dan cobain sendiri menu-menu lainnya disini :

Winnex Cafe (Sosis Winner)

Jl. Ampera Raya No. 123 AB

Jakarta – Selatan

021- 7815770

Cafe Winnex buka senin –sabtu

Sabtu setengah hari

Minggu tutup



RM. Gandy, Masakan Sunda / Betawi

Pecak Gurame RM.Gandy

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman makan siang diseputaran sawangan. Saya berkesempatan makan dirumah makan yang menurut teman saya tempatnya selalu ramai pengunjung. Namanya RM. Gandy. Tempatnya dipinggir jalan Muchtar, pemandangan sawah terbentang di depan rumah makan ini. Tempatnya berada tak jauh dari pasar parung. Dari depan, warung makan ini tampak sama dengan warung makan lainnya. Terdapat etalase kaca yang besar dan panjang, berisi aneka makanan mulai dari ; tempe / tahu, pepes teri / jamur, telur dadar, bakwan udang, dll. Rumah makan ini bersebelahan dengan Rumah makan ayam taliwang khas Lombok.

Saat berkunjung ke RM.Gandy waktu telah menunjukkan jam setengah dua siang, sudah lewat waktu makan siang namun pengunjung rumah makan ini tetap saja ramai. Setelah parkir kendaraan saya dkk langsung menuju ke dalam rumah makan ini. Kami memilih kursi diruangan tengah. Rumah makan ini memiliki banyak ruangan, ada ruangan depan terdiri dari beberapa meja yang setiap mejanya terdapat 4 kursi bergaya betawi. Diruangan dalamnya pun demikian ada sekitar 6 meja yang masing-masing diselingi 4 kursi kayu. Sisi samping rumah makan ini digunakan untuk dapur, sementara dibagian belakang terdapat tempat makan bergaya lesehan yang nyaman dengan latar halaman dan tempat main anak yang luas. Didalamnya juga terdapat lahan parkir dan mushola / toilet yang bersih bagi pengunjung.

Saya dkk memesan pecak gurame, ayam goreng, sayur asem dan nasi untuk makan siang saat itu. Saying ayam, goreng yang kami pesan sudah habis, alhasil kami menggantinya dengan menu lain. Sepiring tempe/tahu/pepes/bakwan udang/pepes jamur/Pepes teri disajikan dimeja tanpa diminta. Rupanya lauk ini sebagai condiment sebelum menu utama datang. Lumayan lama kami menunggu menu dihidangkan. Sambil menunggu kami mencicipi beberapa makanan lain seperti pepes jamur. Pepes jamurnya dimasak bersama tahu, cabe, kemangi dan tomat. Jamur yang digunakan adalah jamur merang, buat saya pepes jamur disini biasa saja, rasanya kurang kuat untuk ukuran rumah makan ternama disawangan.

Aneka Pepes RM.Gandy

Selanjutnya menu utama yang ditunggu akhirnya datang, tak sabar rasanya ingin mencicipi kelezatan masakan dirumah makan ini. Hmmm…nasi disajikan dalam bakul untuk setiap meja agar bisa dimakan bersama-sama. Sayur asem dengan semburat warna merah tersaji dimangkuk dalam 1 porsi. Dan tentu saja sepiring besar pecak gurame pesanan kami, tak lupa disajikan dengan 2 mangkuk kecil sambel (sambel terasi & sambel kecap). Gurame ini saya pesan untuk dimakan bersama-sama karena ukurannya yang besar. Saat mencicipi pecak gurame, rasa kencurnya terasa sangat kuat dan dominan saat pertama kali disuap. Gurame yang sebelumnya sudah digoreng lalu dibakar hingga matang lalu disiram dengan kuah pecak. Kuah pecak disini encer terdiri dari lengkuas, kencur, cabe, bawang yang semuanya diulek kasar hingga sangat terasa sewaktu dimakan. dan menurut saya malah mengurangi kenikmatan makan karena kebanyakan serat bumbu didalam kuahnya.

Pecak Gurame Komplit

Rasa kuah pecaknya pun biasa saja, bila saya bandingkan dengan pecak gurame disalah satu rumah makan favorit saya dibilangan jalan margasatwa ragunan, perbedaannya sangat jelas. Di rumah makan favorit saya ini pecak guramenya disajikan tanpa dibakar, hanya digoreng lalu disiram kuah pecak yang rasanya mantaaab! Pedas dan asam berpadu menjadi satu membuat saya ingin selalu menikmati kuah pecak tanpa henti. Sayang, saat saya datang saya tidak bisa mencicipi menu selain gurame karena menu lainnya sudah habis. Tak mengapa meski rasanya kurang ‘nendang’ tapi saya bisa menikmati pemandangan lainnya yang tak kalah indah disawangan yaitu sawah-sawah menghijau yang masih terdapat di kanan – kiri jalan.

Oya, untuk harga yang ditawarkan rumah makan ini juga tergolong’lumayan’. Pecak guramenya dihargai IDR 45000, sementara sepiring tahu/tempe isi 6 potong dibandrol dengan harga IDR 18000, pepes teri/jamur IDR 5000. Sayur asem IDR 5000, bakwan udang IDR 5000, dan sebakul nasi IDR 12000. Untuk teh tawar hangat disajikan gratis untuk pengunjung. Hmmm sungguh harga yang tidak sepadan dengan rasa yang didapat. 

Bila anda penasaran dan tak sengaja melewati sawangan, bisa mencobanya di :

Daftar Menu RM. Gandy

RM. GANDY

Masakan Sunda / Betawi

Jl. Muchtar No. 24 Bojong Sari

Sawangan – depok

(0251) 8613214

Buka setiap hari dari mulai jam 10 pagi –habis.



Steak murah ala kaki lima @ Waroeng Steak & Shake

Siapa bilang makan steak itu mahal? Anda masih ragu? Cobain deh datang kesini, Waroeng Steak & Shake.  Anda bisa menikmati beragam menu steak dengan harga miring. Yup, Waroeng steak & shake ini sepertinya ingin menyasar semua  kalangan konsumen terutama anak muda.  Saya sudah lama tau soal tempat makan ini, namun baru minggu lalu berkesempatan mencobanya.

Waroeng steak & shake yang berlokasi di bilangan Ciputat ini jadi pilihan saya dan teman-teman untuk mengadakan acara arisan bulanan, dengan alasan ingin mencoba variasi makanan lain dan dengan harga yang terjangkau jadilah kami berkumpul di Waroeng steak ini.  Lokasinya persis diseberang kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta.  Warung yang dari luar tampak seperti rumah joglo ini memiliki kapasitas pengunjung yang lumayan banyak karena terdiri dari 2 lantai. Karena konsep tempat makannya adalah ‘Waroeng’ yang notabene erat kaitannya dengan kaki lima maka tak ada yang istimewa dari tampilan keseluruhan dekorasi tempat makan ini. Hanya tersedia kursi-kursi plastik dan meja kayu panjang berwarna putih di dalamnya. Diluar atau dibagian teras Waroeng ini terdapat kursi-kursi kayu dan hanya tersedia kipas angin untuk ruangan dilantai bawah  dan beberapa bingkai kata-kata yang tergantung dengan rapi di dinding Waroeng. Sssttt, di lantai atas Waroeng ini terdapat pendingin udara looh (baca ; AC ).

Steak goreng tepung ; Double tenderloin steak

Saat itu saya dan teman-teman memilih tempat duduk dilantai bawah, kami memesan aneka shake dan steak. Dan wow, harga yang tercantum di buku menu cukup membuat saya dan teman-teman terkejut, betapa tidak karena harga yang ditawarkan disini sangat murah mulai dari IDR 10,000.  Ada dua jenis steak di Waroeng ini ; Steak original dan Steak goreng Tepung. Dari aneka menu steak tsb pilihan kami jatuh pada ; Double Tenderloin steak , yaitu daging tenderloin yang digoreng dengan balutan tepung crispy dan disajikan dalam hotplate dengan potongan besar kentang, sayuran dan disiram saus ( BBQ/ Mushroom/ balckpepper) IDR 28,000. Ada juga steak kakap, dimasak dengan cara yang sama dengan double tenderloin steak dan disajikan dalam hotplate juga. Namun sayang daging ikan kakap yang lembut ini mudah berantakan saat akan dipotong. Selain itu masih ada pilihan menu steak lainnya mulai dari double / single chicken steak, tenderloin lokal / impor, Rib eye, sirloin, chicken cordon bleu, Steak cumi  dll.  Dan anda tidak perlu lama menunggu pesanan karena semuanya disajikan dengan cepat oleh para pelayan yang kebanyakan laki-laki ini.  

Oiya, Anda juga bisa coba menu pendamping lainnya, mulai dari mushroom (IDR 2500) berupa potongan jamur kancing yang tumis hingga cokelat dan dipotong kecil-kecil disajikan dipiring kecil. Frech Fries alias kentang goreng (IDR 8000), burger, Chicken drum steak (IDR 10,000), spaghetti dll. Minumannya terdiri dari beragam shake, yaitu minuman sari buah bercampur susu dan krim diatasnya. Pilihan rasanya antara lain ; avocado, strawberry, orange dan mocca. Juga tersedia soft drink , aneka juice dan teh. Semuanya dibandrol tidak lebih dari IDR 15,000.

Avocado Float, Strawberry milkshake and orange float

Lalu bagaimana rasanya?? Buat saya, steak ini biasa saja. Semua orang bisa membuat steak ala Waroeng steak ini dirumah.  Dagingnya hampir tidak terasa karena balutan tepung mendominasi steak ini.  Saus steak ini pun encer dan rasanya tidak kuat, terkesan hambar. Tidak ada yang istimewa selain harganya yang murah dan porsinya yang banyak dan mengenyangkan. Untuk minumannya porsi yang disajikan sangat cukup, karena kebanyakan disajikan dengan gelas-gelas tinggi. Namun sayang, Shake di Waroeng ini agak encer dan sangat manis.  Lumayanlah untuk harga yang sebanding. Jadi jika anda ingin mencoba steak disini jangan pasang mindset anda jika rasa steak ini akan sama rasanya dengan beberapa tempat makan steak lainnya yang sudah punya nama di Jakarta. Bagaimanapun steak ini dibuat untuk bisa dinikmati oleh semua kalangan terutama pelajar dan mahasiswa, tak heran lokasinya pun dipilih yang berdekatan dengan kampus.

Namun patut diacungi jempol, bahwa Waroeng steak & shake ini bisa tetap eksis ditengah-tengah maraknya dunia kuliner di Jakarta. Saat saya datang ke tempat ini pengunjungnya kebanyakan anak-anak muda meski juga terdapat beberapa keluarga yang tengah asyik menyantap hidangan steak di tempat ini.  Oiya, di Waroeng steak ini juga tersedia mushola untuk anda yang ingin beribadah dan toilet (yang saat itu sedang rusak!!!) bagi pengujung . Lahan Parkirnya tidak begitu luas hanya cukup untuk sekitar 4 mobil . Waroeng steak & shake ini buka setiap hari dari jam 12 Siang – 10 malam, khusus jumat buka mulai pukul 1 siang – 10 malam.

Mau nyobain steak murah ala kaki lima dengan harga mahasiswa? kesini aja ;

Waroeng Steak & Shake Ciputat

WAROENG STEAK & SHAKE

-  Jl. Ir. H. Juanda 67 , Ciputat Raya

(Seberang kampus Univ. Muhammadiyah Jakarta)

-  Jl. Margonda Raya 326 , Depok



Ini Soal Mie, Namanya Bakmi Ayam Jhon!

Wuuih udah lama juga yaa ga nulis soal makanan sejak cuti melahirkan 3bulan lalu. Tapi untungnya meski belum nulis dan posting lagi,  saya masih menyimpan memori soal makanan. Apalagi soal mie ayam.  So, saya akan posting tulisan soal warung mie ayam juara di seputaran Jakarta selatan versi saya!.

Dulu, sewaktu malam minggu dan bosan dengan suasana mall. Saya selalu habiskan waktu dengan bermain badminton di senayan bersama pasangan. Tapi sebelum berangkat, biasanya kami menyempatkan diri untuk makan siang di seputaran melawai dan bulungan.  Awalnya bingung mau pilih tempat makan dimana, tapi saya teringat teman lama sewaktu berkantor di cilandak yang selalu membawakan mie ayam jamur setiap kali habis melintas dimelawai dan sekitarnya.

Alhasil saat kesempatan ada, saya pun ingin mencobanya langsung.  Jadilah sabtu itu kami mengunjungi warung mie ayam jamur melawai.  Siang itu kami menyempatkan diri untuk makan siang di warung mie ayam  jamur yang ternyata bernama  ” bakmi  jhon”. Warung mie ayam ini lokasinya mudah dijangkau, di samping BNI atau diantara BNI dan CIMB melawai.  Atau bisa juga  dari seberang apotik melawai tidak jauh dari lokasi taman ayodya.

Sang koki peracik "Bakmi Jhon"

Begitu sampai di warung mie yang dituju, ternyata warung tsb sangat sederhana.  Hanya ada dua buah meja panjang dan 2 buah kursi kayu panjang khas warung mie kaki lima. Lokasinya pun berada persis disamping tempat parkir sebuah bank. Di atas meja makan diwarung mie ini sudah tersedia sambel, lada bubuk, saus, kecap asin sebagai  pelengkap mie.  Saya pun memesan mie ayam jamur komplit sesuai rekomendasi dari teman. Sambil menunggu pesanan mie dibuat, saya berkeliling memandang warung ini dan kesibukannya. Ternyata pembeli di warung mie ayam ini lumayan ramai, banyak yang antri untuk makan di tempat, baik di warung, didalam mobil ataupun untuk dibawa pulang.

Saat mie ayam pesanan saya tersaji di meja, kesan pertama yang saya lihat adalah mie ayam ini porsinya sangat sedikit dengan potongan ayam dan jamur yang besar dan berwarna putih mengkilat seperti menggunakan kuah maizena.tapi begitu saya mencobanya??hmmmmm..potongan ayam jamurnya emang juara, rasanya enak dan pas dilidah. aromanya pun wangi menggoda. Ditambah pangsit rebus, bakso dan kerupuk pangsit, suapan pertama tak terasa hingga semangkok mie ayam pun tandas tak tersisa.  Meski porsinya sedikit tapi cukuplah untuk mengganjal perut lapar disiang hari.

Selain itu bila anda masih ingin menikmati suasana keramaian warung ini dan melihat bagaimana sibuknya para pelayaan yang berseragam kaos ini melayani antrian pembeli, anda bisa memesan sepiring rujak yang memang penjualnya berada persis disamping warung mie ayam ini. Hmmm..menggiurkan bukan.

Jadi jika anda ingin mencobanya, dan kebetulan melintas dijalan melawai dan sekitarnya silakan putar arah anda ke warung mie ayam ini.  Dijamin anda akan ketagihan mencobanya lagi.  Harganya pun tak menguras kantong, cukup 12ribu anda sudah bisa menikmati mie ayam ini plus 1 teh botol dingin.  Tapi jangan datang terlalu sore, karena warung mie ayam ini biasanya tutup sebelum jam 4 sore. 

Warung Mie Ayam Jamur ” Bakmi Jhon Sampit “

Diantara BNI dan CIMB Melawai

(Seberang Apotik Melawai)



Raja Rasa – Santap Nikmat ditemani suasana alam.

Pengen makan seafood  atau menu ala sunda ditengah kota dengan Susana beda?? Bingung tempatnya dimana?? Ada koq, datang aja ke sini ; Raja Rasa Restaurant.  Resto yang menyajikan hidangan ala sunda dan aneka menu seafood ini menawarkan suasana makan yang berbeda. Pasalnya, di resto ini selain tersedia area makan indoor dengan jendela-jendela kaca yang lebar dan berpendingin (baca ; ber-AC) juga terdapat ruangan makan outdoor yang terdiri dari saung-saung lesehan beratap jerami.

area outdoor Raja Rasa

Ga percaya ada yang seperti ini ditengah kota??awalnya saya juga.  Sewaktu mau mengadakan acara kumpul-kumpul bersama temen-teman, saya bingung menentukan dimana lokasi yang enak dan nyaman selain di mall. Tapi ada satu teman yang menyarankan untuk mengadakan acara direstoran dengan suasana alami tapi ditengah kota dan bisa lesehan.  Akhirnya setelah browsing sana-sini di google, dapatlah tempat yang lokasinya ga jauh dan ternyata sesuai selera.  Namanya Raja Rasa.

Siapa yang mengira, dengan arsitektur bangunan yang didominasi oleh tembok dan batuan alam berwarna kehitaman, serta terdapat undakan tangga dan patung-patung di pintu masuknya. Bangunan yang  terdiri dari 2 lantai ini memiliki area yang luas didalamnya.  Awalnya teman-teman pun tak menyangka ketika pertama kali datang ke resto ini.  Ternyata resto ini memiliki area makan dengan suasana cozy didalam dan alami diluar. Tempat parkirnya luas, bisa dipilih mau parkir di depan resto atau dibagian dalamnya. Interior area makannya juga minimalis. Di area dalam terdapat ruangan yang lapang dan bersih, tersedia meja dan kursi panjang terbuat dari kayu.  Dengan jendela yang besar dan lebar memungkinkan setiap tamu yang datang dan memilih makan di dalam tetap bisa menikmati pemandangan yang terdapat bagian luar.

Untuk saung  hanya tersedia sekitar 6 gubuk. Dengan masing-masing kapasitas tamu yang berbeda. Saya dan teman-teman  mendapat saung  paling ujung, untuk kapasitas sekitar  10-13 orang. Sebelum memesan makanan saya dan temen-teman sempat berkeliling untuk melihat-lihat suasana disekitar resto.  Oya untuk setiap saung terdapat kipas angin besar agar tamu tidak kepanasan saat makan.  Di area parkir dalam terdapat sebuah mushola yang menurut saya lumayan nyaman dan bersih (mukenanya wangi dan bersih, point utama niy), parkir motor dan juga terdapat ruang tunggu supir. Diruang tunggu ini para supir bisa menikmati minuman (kopi/teh) sepuasnya.  Karena pemilik resto menyediakan galon air , gelas dan keperluan minum lainnya juga kursi-kursi untuk istirahat.

Setiap saung di resto ini diberi batas tanaman, ada salah satu saung yang bertingkat layaknya pondokan / villa.  Bagian bawah saung terdapat aneka alat musik tradisional seperti angklung dan gamelan, dan juga Congklak / Dakon.  Ditengah-tengah area saung terdapat kolam ikan yang bisa memanjakan mata diantara rimbunnya pepohonan.  Tamu yang berada didalam resto bisa menyusuri kolam ikan ini melalui jembatan kayu kecil yang terdapat disekeliling kolam.

pemandangan kolam ikan Raja Rasa

OK, soal interior dan area makan cukup sekian.  Mari kembali ke topik awal, soal menu.  Saya dan teman-teman bingung menentukan menu apa yang enak disantap diresto ini.  Begitu banyak menu yang disodorkan di buku menu.  Mulai dari menu ala hidangan sunda hingga menu seafood komplit beraneka rupa yang mengundang selera.  Akhirnya saya dan teman-teman memilih menu yang berbeda agar bisa saling coba hehehe.  Mulai dari paket nasi ayam semeru (nasi+ayam dengan sambel cabe ijo diatasnya+ikan asin+tempe tahu+peyek kacang+lalapan) cuma 25rb, gado-gado pengantin (plus telor, emping dan selada sayur didalamnya), Paket nasi ikan kerapu (nasi+ikan kerapu bakar /goring+ ikan asin+tempe tahu+peyek kacang+lalapan+sambel), ada juga paket nasi ulam udang (nasi ulam+udang bakar+ tempe tahu+peyek kacang+lalapan+sambel), paket nasi bebek komplit (nasi+bebek goreng/bakar+ ikan asin+tempe tahu+peyek kacang+lalapan+sambel), paket nasi gurame (nasi+gurame goring/bakar+ ikan asin+tempe tahu+peyek kacang+lalapan+sambel), jamur krispinya juga enak dan renyah.  Cocok untuk cemilan dan dinikmati bersama-sama dengan teman. Ssst tersedia aneka peyetan juga looh.  Harga paket diatas ga lebih dari 45ribu rupiah. Rasanya enak dan mengenyangkan (karena tiap paketnya bener-bener komplit!).  Oiya, disini juga diberikan welcome snack untuk tamu yaitu aneka kerupuk (bisa direfill koq kalo habis xixixi) 

Menu Paket Raja Rasa + Jus Raja Rasa

Untuk minumannya bisa pilih aneka jus, softdrink, milkshake dll.  Teman saya ada yang mencoba jus rasa rasa.  Rasanya unik dan segar (entah terdiri dari apa saja, warnanya hijau seperti campuran buah dan sayur).  Es kelapanya disajikan bukan dalam buah kelapa asli melainkan dalam cangkir yang berbentuk seperti kelapa (ukurannya kecil ), es cincau (juga dengan porsi yang kecil), aneka  jus (disajikan dengan gelas tinggi, sehingga cepat habis), es jeruk nipis, dll.  Yang pasti untuk minuman disini harganya dirasa lebih mahal ketimbang harga makanannya.  Dan porsinya pun sedikit.  Jadi tidak heran bila saya dan teman-teman sampai memesan minuman lebih dari 2x!!!. Sssst bocoran untuk yang makan disini, lebih baik pesan aneka teh untuk minumannya (bisa hangat / dingin). Karena hanya jenis teh saja yang disajikan dengan gelas berukuran besar diresto ini.  Untuk menu makanan paket komplit minuman yang disajikan sangat kurang, apalagi tidak tersedia minuman refill. Alhasil untuk saran saja, bawalah air putih jika ingin makan disini.  Untuk antisipasi apabila anda masih haus setelah makan atau saat menunggu makanan disajikan.  Mau lebih hemat lagi??? Silakan minum ditempat tunggu supir, disini anda bisa minum sepuasnya hehehe.

So, buat yang penasaran dan pengen nyoba makan langsung di sini. Silakan aja mampir ke :

Raja Rasa


RAJA RASA RESTAURANT

Jl. Ampera Raya No. 137 Jakarta Selatan

(tidak jauh dari pengadilan negeri jaksel)

Phone :  021-7829714

Harga Makanan mulai dari Rp.20,000

Harga Minuman mulai dari Rp. 7,000



Pesta Seafood @ Seafood 48 Fatmawati

kerang-cumi-udang-cah kangkung

Malam minggu kemarin, saya janjian dengan teman-teman buat kumpul bareng sekaligus wisata kuliner malam. berhubung bingung mau makan apa dan kemana akhirnya diputuskanlah untuk makan-makan diwarung tenda seafood. pilihan jatuh di warung seafood paling rame yang lokasinya ada di depan lampu merah RS fatmawati. Yup, namanya Seafood 48.

berhubung warung seafood ala kaki lima selalu buka di atas jam 5 sore, rombongan yang sudah janjian di RS fatmawati pun meluncur ke lokasi setelah magrib. Hmmmm…ternyata begitu sampe di TKP, tempatnya sudah lumayan rame.  dari awalnya janjian dengan rombongan yg lumayan banyak, personil yang dateng pas hari H cuma saya, suami saya**mas adit** , emy chan**yang ini dateng paling duluan heheheh**, mba lili dan intan**minus rizky yg lagi ngajar sore itu**.

Tempat makan seafood ini adalah sebuah bengkel yang disulap menjadi warung tenda begitu jam operasional bengkel telah usai. tak heran apabila warung ini terlihat lapang dengan pelayan-pelayan yang tersebar menggunakan seragam ala pemain sepakbola ckckckckck. yups, maklum saja semua pelayan disini berjenis kelamin laki-laki!!!. Setelah mendapat tempat duduk**posisi di dalam paling ujung** kami pun memesan aneka seafood yang sebelumnya sudah dibayangkan akan di santap hingga tuntas. Saya absen pesanan kami disini : Udang saus padang, udang saus tiram, cumi goreng tepung**yang lumayan banyak**, 2 porsi cah kangkung**dengan bumbu tauco yg ueeenaaak**, ikan kue bakar yang lumayan gede buat dimakan rame2, kerang ijo saus padang, kerang dara rebus yang disajikan dengan 4 jenis sambel**2 sambel rawit kecap, saus cabe botolan, sambel nanas**, plus tahu tempe goreng.

sambill menunggu pesanan kami datang, minuman pun disajikan lebih dulu. kami semua memesan teh tawar hangat**yang juaaaraa banget**. rasa tehnya pas, aroma melatinya hmmmmm sedaaap, dan hangatnya pas.  plus segelas es kelapa pesanan suami saya**yg ini beda sendiri:D**. sssst…diluar dugaan ternyata teh tawar hangat disini tidak dikenai biaya alias gratis hihihi lumayan banget kan, secara kami memesan lebih dari 1 gelas per orang**alhamdulillah yaa sesuatu**.

Pesta seafood 48

well, back to seafood. makanan yang kami pesan tak perlu perlu ditunggu lama2 karena pelayanan disini lumayan cepat. beberapa pesanan kami pun meluncur dengan cantiknya di atas meja. hmmmmm…menggugah selera!!! rasanya tak sabar untuk segera menyantapnya, tapi eeeeiits tunggu dulu sebelumnya ada ritual poto-poto untuk acara wisata kuliner bukaaan?? setelah semua pesanan komplit dihidangkan dan acara poto selesai, kami pun langsung menyerbu aneka hidangan seafood yg sudah berderet dimeja. wuuaaah sungguh acara makan malam yang menyenangkan. semua berbagi makanan dan rasa. inilah sebuah kebersamaan yang indah:)

Ikan kue bakar yang dipesan ternyata tidak mengecewakan. daging ikannya tebal dan ukurannya besar hingga bisa dimakan beramai-ramai. cocol ikan bakar ini dengan sambel rawit kecap, hmmm maknyuuus. udang saus padang dan saus tiramnya pun gendut-gendut dan terlihat mengundang selera. aneka seafood di warung ini ternyata enak-enak. rasanya masih ingin mencicipi semua yang di tawarkan tempat makan ini, tapi sementara ini cukup, lain kali kami akan datang dan mencoba lagi seafood di sini, termasuk kepiting yang kemarin tidak sempat kami pesan hehehehe. oiya, sekedar info kalo ditempat makan ini semakin malam akan semakin ramai. plus semakin panas, karena hanya menggunakan kipas angin gantung yang tersedia disudut-sudut dinding. kebanyakan yang datang untuk makan disini adalah rombongan keluarga ataupun bareng dengan teman-teman seperti kami malam itu. tak heran kalau banyak meja yang sudah diantri oleh pengunjung lainnya.

Ikan Kue bakar

Untuk semua yang kami pesan, kami cukup membayarnya tak lebih dari 200rb. hanya sekitar 175ribuan. its mean kami hanya membayar 35rb/orang untuk makan malam meriah ini. wuaaah sungguh acara makan malam bareng sahabat dan suami yang menyenangkan dan mengenyangkan. semua senang semua kenyang dan semua tenang**karena harganya ga bikin kantong boke’**. sampai ketemu di acara makan malam kami selanjutnya yaaaa.

WARUNG TENDA SEAFOOD 48 FATMAWATI

Depan Lamer RS fatmawati



Ramenya Resto bebek kaleyo Tebet

Sabtu, tgl 26 November yang lalu, sepulang dari kontrol di RS Hermina Jatinegara. Saya dan suami sengaja mampir ke resto bebek paling hip di tebet saat ini, Bebek kaleyo namanya. jam menunjukkan pukul 4 sore saat itu. kondisi resto dari luar memang lumayan ramai, dilihat dari banyaknya kendaraan yang parkir didepan tempat makan ini. Saya memilih tempat duduk yang agak menjorok ke depan supaya tidak terasa panas, mengingat di dalam resto penuh pengunjung, baik yang di smoking area, non smoking area sampai yang lesehan.

bebek kaleyo dan daftar menu

Setelah dapat tempat duduk, pelayan memberikan saya sebuah buku menu. di buku menu tertera beragam menu bebek, ayam hingga menu es pendamping. Saya awalnya memesan bebek cabe ijo sedangkan suami saya memesan bebek rica-rica. Namun ternyata saya datang tidak disaat yang tepat, karena banyak menu bebek andalan tempat makan ini yang justru telah habis setelah jam makan siang. sampai saat saya ingin memesan bebek muda pun tidak kebagian. Alhasil daripada kecewa karena sudah datang ketempat makan khusus menu bebek namun tidak bisa menikmatinya, saya dan suami pun memesan bebek bakar kremes yang kebetulan saat itu masih tersedia **finally!!

Di resto ini anda juga bisa memesan menu lainnya seperti ayam goreng / bakar, sate ati ampela (saat itu sedang kosong ), tahu / tempe goreng, penyetan, rujak, dll. Bebek yang ditawarkan bisa dibeli per potong atau per setengah ekor. Minumannya pun beragam, dari jus, soft drink, cendol, es kelapa hingga es teler.

Tak perlu menunggu lama, akhirnya pesanan kami pun datang. nasi putih hangat dengan bebek kremes yang disajikan dalam wadah makan dari rotan yang di alasi daun pisang, tahu tempe dan sambel yang sudah tersedia dimeja. tak lupa minuman pelepas dahaga ; es teler yg menggoda. buat saya dan suami, menu bebek disini tak ada bedanya dengan menu dan rasa bebek di resto-resto bebek lainnya. empuk dan mudah dikunyah saat makan. mungkin karena kami tidak bisa merasakan menu andalan resto ini yaitu bebek muda. tapi tak apalah, karena kami sudah mencoba menu bebek di RESTO BEBEK PALING RAME SE-INDONESIA..begitu kira-kira jargonnya.

Paket komplit bebek bakar kremes Kaleyo

oiya, sekedar info diresto ini harga yang ditawarkan tidak berbeda jauh dengan harga di resto bebek lainnya. berkisar 16000-20000. namun jangan coba datang ke resto ini pada hari minggu, karena tempat makan ini hanya beroperasi senin- jumat jam 11 siang hingga 11 malam.  dan sistem pembayaran yang digunakan hanya TUNAI!!! selain itu resto ini tidak menerima pesanan layan antar alias delivery order. so buat yang berminat ingin mencoba menu bebek di resto paling ramai ini bisa coba datang ke : BEBEK KALEYO, Jl. KH. Abd Syafi’i – Tebet.